Proses Produksi

Proses Pembuatan Kaca Float

Bagaimana kaca lembaran dibuat di pabrik: bahan baku dilebur, dialirkan ke atas timah cair, didinginkan perlahan, lalu dipotong.

Proses Pembuatan Kaca Float
Daftar isi
  1. Bahan baku
  2. Tahapan

Hampir semua kaca bangunan berawal dari kaca float. Prosesnya dikembangkan agar kaca yang dihasilkan sangat rata dan jernih dalam skala besar.

Bahan baku

  • Pasir silika sebagai bahan utama.
  • Soda ash dan batu kapur untuk menurunkan suhu leleh dan menstabilkan kaca.
  • Pecahan kaca daur ulang (cullet) yang membantu peleburan lebih hemat energi.

Tahapan

  1. Peleburan: bahan dicampur dan dilebur di tungku pada suhu sekitar 1.500 °C.
  2. Pengapungan: kaca cair mengalir ke bak berisi timah cair. Karena timah lebih berat dan sangat rata, kaca menyebar menjadi lembaran dengan permukaan datar. Ketebalan diatur dengan kecepatan tarik.
  3. Pendinginan terkendali (annealing): kaca masuk lorong pendingin panjang supaya tegangan di dalamnya hilang perlahan. Inilah sebabnya kaca float disebut annealed.
  4. Pemeriksaan dan pemotongan: lembaran diperiksa dari cacat, dipotong ke ukuran standar, lalu ditumpuk.

Lembaran inilah yang diolah lebih lanjut menjadi tempered, laminated, atau insulated. Pembuat kaca lembaran di Indonesia dibahas di Produsen kaca di Indonesia.

Masih ragu memilih yang tepat?

Konsultasi dan survei lokasi gratis di Surabaya dan sekitarnya.

Chat WhatsAppTanya langsung ke kami