Jenis Kaca

Kaca Laminated

Dua lembar kaca atau lebih yang direkatkan lapisan film (interlayer), sehingga pecahan tetap menempel dan kaca tidak langsung runtuh.

Kaca Laminated
Daftar isi
  1. Keunggulan
  2. Cara membaca ukurannya
  3. Pemakaian umum

Kaca laminated dibuat dengan menumpuk dua lembar kaca atau lebih, dengan lapisan film bening di antaranya, lalu direkatkan dengan panas dan tekanan. Jenis film yang paling umum adalah PVB (lihat Interlayer PVB dan SGP).

Keunggulan

  • Pecahan tetap menempel pada film. Kaca bisa retak, tetapi tidak langsung jatuh, sehingga lebih aman untuk area di atas kepala.
  • Meredam suara lebih baik daripada satu lembar kaca dengan tebal yang sama.
  • Menyaring sebagian besar sinar UV, membantu mengurangi pudarnya perabot dan lantai.
  • Lebih sulit ditembus, sehingga sering dipilih untuk keamanan tambahan.

Cara membaca ukurannya

Kaca laminated ditulis dengan pola seperti 6+6 mm atau 5+5 mm: tebal tiap lembar kaca, ditambah film di antaranya. Lembar penyusunnya bisa berupa kaca biasa (annealed), kaca tempered, atau gabungan keduanya.

Pemakaian umum

Kanopi, atap kaca, lantai kaca, railing, skylight, dan kaca pada bangunan yang butuh peredam suara. Lihat juga Kaca untuk kanopi.

Masih ragu memilih yang tepat?

Konsultasi dan survei lokasi gratis di Surabaya dan sekitarnya.

Chat WhatsAppTanya langsung ke kami