Jenis Kaca

Kaca Tempered

Kaca yang dipanaskan lalu didinginkan cepat sehingga sekitar empat sampai lima kali lebih kuat dari kaca biasa dan pecah menjadi butiran kecil.

Kaca Tempered
Daftar isi
  1. Keunggulan
  2. Hal yang perlu diketahui
  3. Pemakaian umum

Kaca tempered adalah kaca float biasa yang diberi perlakuan panas khusus. Lembaran dipanaskan hingga sekitar 620–700 °C, lalu didinginkan sangat cepat dengan hembusan udara. Permukaan kaca menjadi tertekan sedangkan bagian dalamnya menahan tarikan, sehingga kaca jauh lebih tahan benturan dan tekanan.

Keunggulan

  • Kekuatan: umumnya sekitar 4–5 kali lebih kuat daripada kaca biasa dengan ketebalan yang sama.
  • Lebih aman saat pecah: kaca pecah menjadi butiran kecil yang tumpul, bukan serpihan tajam memanjang.
  • Tahan panas: lebih tahan perubahan suhu mendadak dibanding kaca biasa.

Hal yang perlu diketahui

  • Kaca tempered tidak bisa dipotong, dibor, atau dihaluskan lagi setelah proses tempering. Ukuran, lubang, dan potongan engsel harus dipastikan sebelum produksi.
  • Saat pecah, seluruh lembar biasanya rontok menjadi butiran. Untuk area di atas kepala, lantai, atau tempat yang tidak boleh runtuh, pertimbangkan kaca laminated.
  • Sangat jarang, kaca tempered dapat pecah sendiri. Penyebabnya dijelaskan di Kaca tempered pecah sendiri.

Pemakaian umum

Pintu kaca, partisi, railing dan balkon, shower screen kamar mandi, etalase, serta fasad. Ketebalan yang tepat bergantung pada ukuran dan fungsinya, lihat Memilih ketebalan kaca.

Masih ragu memilih yang tepat?

Konsultasi dan survei lokasi gratis di Surabaya dan sekitarnya.

Chat WhatsAppTanya langsung ke kami