Jenis Kaca

Kaca Tinted, Reflektif, dan Low-E

Kaca yang diolah untuk mengurangi panas dan silau: berwarna di dalam, berlapis logam tipis, atau berlapis low-E.

Kaca Tinted, Reflektif, dan Low-E
Daftar isi
  1. Kaca tinted
  2. Kaca reflektif
  3. Kaca low-E (low emissivity)
  4. Cara memilih

Kaca bening meneruskan banyak cahaya sekaligus panas. Untuk bangunan di daerah panas, ada tiga pilihan yang sering dipakai.

Kaca tinted

Warna ada di seluruh ketebalan kaca (hijau, abu-abu, perunggu, biru). Kaca menyerap sebagian panas dan mengurangi silau. Kekurangannya, kaca ikut menjadi panas, sehingga pada ukuran tertentu disarankan diperkuat (heat strengthened atau tempered).

Kaca reflektif

Permukaannya diberi lapisan logam tipis yang memantulkan sebagian cahaya dan panas. Dari luar tampak seperti cermin, terutama saat siang. Cocok untuk fasad dan jendela besar yang menghadap matahari.

Kaca low-E (low emissivity)

Dilapisi lapisan mikro yang memantulkan panas inframerah namun tetap meneruskan cahaya tampak. Umumnya dipakai di dalam kaca insulated dan dipasang dengan sisi lapisan menghadap arah tertentu sesuai petunjuk pabrik.

Cara memilih

  • Utamakan kenyamanan panas: low-E atau reflektif di dalam unit insulated.
  • Utamakan privasi dan silau: tinted atau reflektif.
  • Utamakan tampilan jernih: kaca bening atau low iron.

Semua jenis ini bisa dibuat dalam bentuk tempered atau laminated. Tanyakan perkiraan perubahan warna dan pantulan lewat contoh fisik sebelum memesan.

Masih ragu memilih yang tepat?

Konsultasi dan survei lokasi gratis di Surabaya dan sekitarnya.

Chat WhatsAppTanya langsung ke kami