Daftar isi
Kaca adalah bahan yang ramah daur ulang. Pecahan kaca (cullet) dilebur kembali bersama bahan baku dan menghasilkan kaca baru.
Mengapa daur ulang menguntungkan
- Pecahan kaca melebur pada suhu lebih rendah daripada bahan mentah, sehingga energi pabrik berkurang. Sebagai gambaran kasar, makin besar porsi cullet makin hemat energi.
- Pemakaian bahan baku baru seperti pasir dan soda ash berkurang.
- Limbah di tempat pembuangan akhir menurun.
Tidak semua kaca sama
- Kaca float biasa paling mudah didaur ulang.
- Kaca tempered tidak bisa dipotong ulang, tetapi pecahannya dapat dikumpulkan sebagai cullet bila tidak bercampur bahan lain.
- Kaca laminated perlu proses pemisahan interlayer dari kaca sehingga lebih rumit. Lihat Interlayer PVB dan SGP.
- Kaca cermin, kaca berlapis, dan kaca frit mengandung lapisan yang bisa mengganggu hasil lebur.
Apa yang bisa Anda lakukan
- Pilih ukuran yang tepat sejak awal supaya sisa potongan sedikit.
- Simpan sisa kaca yang masih layak untuk keperluan kecil, misalnya rak atau penutup meja.
- Pisahkan pecahan kaca dari sampah lain dan bungkus dengan aman sebelum dibuang atau diserahkan ke pengepul.
- Tanyakan kepada vendor apakah sisa kaca bekas pasang dapat dikumpulkan kembali.
Kaca dan efisiensi energi
Dampak kaca bagi lingkungan sebenarnya lebih besar selama pemakaian: kaca yang tepat mengurangi panas masuk dan beban AC. Baca Membaca spesifikasi kaca.
Masih ragu memilih yang tepat?
Konsultasi dan survei lokasi gratis di Surabaya dan sekitarnya.
