Memilih vendor kaca tempered sebaiknya tidak hanya melihat harga. Kaca ini sulit diperbaiki setelah dipasang, jadi ketelitian vendor sangat menentukan.
Jenis vendor
- Produsen kaca lembaran: membuat kaca float di pabrik besar. Biasanya menjual lewat distributor, bukan langsung ke rumah tangga. Lihat Produsen kaca di Indonesia.
- Pengolah kaca (glass processor): memiliki mesin potong, tepi, bor, dan oven tempering, lalu membuat kaca sesuai pesanan.
- Kontraktor atau toko kaca: memasang dan menjual kaca, kadang memesan tempered dari pengolah lain. Ini lazim, asalkan jelas siapa yang bertanggung jawab atas kualitas dan garansi.
Hal yang perlu ditanyakan
- Apakah proses tempering dilakukan sendiri atau dititipkan ke pihak lain?
- Kaca dasarnya dari merek apa, dan ketebalannya berapa?
- Apakah ada cap atau tanda di sudut kaca (produsen, ketebalan, standar)?
- Apakah ada survei dan pengukuran langsung? Siapa yang bertanggung jawab bila ukuran meleset?
- Aksesori memakai grade bahan apa (misalnya stainless 304 atau 201)?
- Apakah tersedia heat soak test bila proyek membutuhkan?
- Bagaimana garansi dan klaim? Lihat Garansi dan klaim.
- Bisakah melihat contoh pekerjaan dan menghubungi pelanggan sebelumnya?
Tanda yang perlu diwaspadai
- Harga jauh di bawah penawaran lain tanpa penjelasan spesifikasi.
- Penawaran tidak mencantumkan ketebalan, jenis kaca, atau grade aksesori.
- Menolak memberi jaminan tertulis atau melakukan survei.
- Meminta pembayaran penuh di muka tanpa tahapan.
Bandingkan penawaran dengan spesifikasi yang sama, bukan hanya angka akhirnya. Rincian harga dijelaskan di Faktor yang memengaruhi harga.
Masih ragu memilih yang tepat?
Konsultasi dan survei lokasi gratis di Surabaya dan sekitarnya.
