Tren & Desain

Kaca untuk Rumah Tropis Indonesia

Cara menikmati banyak cahaya alami tanpa membuat rumah panas: orientasi, peneduh, jenis kaca, dan ventilasi untuk iklim tropis.

Kaca untuk Rumah Tropis Indonesia
Daftar isi
  1. 1. Perhatikan arah matahari
  2. 2. Beri peneduh
  3. 3. Pilih kaca yang tepat
  4. 4. Pikirkan ventilasi
  5. 5. Kelembapan dan jamur
  6. 6. Siapkan untuk hujan dan angin

Indonesia berada di iklim tropis: matahari kuat sepanjang tahun, kelembapan tinggi, dan hujan deras. Kaca besar yang cantik di negara beriklim dingin bisa membuat rumah di sini terasa seperti rumah kaca. Kuncinya adalah mengatur panas, bukan menghindari kaca.

1. Perhatikan arah matahari

Sisi timur dan barat menerima matahari rendah yang paling menyilaukan dan paling panas. Sisi utara dan selatan lebih mudah diatur. Letakkan kaca besar menghadap arah yang teduh atau yang diberi peneduh.

2. Beri peneduh

  • Overhang atau teritis yang cukup lebar.
  • Kanopi kaca atau kanopi dengan atap lain. Lihat Kaca untuk kanopi.
  • Sirip, krei, atau pohon rindang.

3. Pilih kaca yang tepat

  • Kaca low-E atau tinted sedang untuk bukaan yang terkena matahari langsung.
  • Kaca insulated untuk jendela AC. Lihat Kaca insulated.
  • Kaca bening biasa cukup untuk bukaan yang teduh.

4. Pikirkan ventilasi

Kaca mati memang indah, tetapi tanpa celah angin ruangan jadi panas. Pasang jendela yang bisa dibuka, louver, atau ventilasi atas.

5. Kelembapan dan jamur

Sealant dan karet harus tahan lembap. Bersihkan secara berkala agar tidak berjamur. Lihat Cara merawat kaca tempered.

6. Siapkan untuk hujan dan angin

Ketebalan kaca di area terbuka harus memperhitungkan beban angin dan hujan. Baca Memilih ketebalan kaca.

Masih ragu memilih yang tepat?

Konsultasi dan survei lokasi gratis di Surabaya dan sekitarnya.

Chat WhatsAppTanya langsung ke kami