Proses pemanasan membuat kaca tempered memiliki sifat visual yang berbeda dari kaca float biasa. Sebagian wajar dan masih dalam toleransi.
Yang umumnya wajar
- Roller wave: gelombang sangat halus akibat kaca bergerak di atas rol pada tungku. Terlihat terutama pada pantulan, misalnya saat melihat bayangan dari samping.
- Pola pelangi atau bercak gelap (anisotropy): muncul saat kaca dilihat dari sudut tertentu atau memakai kacamata polarisasi. Berasal dari tegangan di dalam kaca dan bukan kerusakan.
- Sedikit lengkung (bow atau warp): kaca tempered tidak sepenuhnya rata. Ada batas toleransi menurut standar dan tebal kaca.
Yang perlu dikomplainkan
- Goresan dalam, pecah di tepi, atau serpihan pada tepi.
- Noda atau gelembung berukuran besar.
- Lengkung berlebihan sehingga kaca tidak bisa dipasang rata.
- Ukuran, lubang, atau potongan tidak sesuai pesanan.
Cara menyikapi
- Periksa kaca saat diterima, sebelum dipasang, di bawah cahaya yang baik.
- Minta penjelasan toleransi dan standar acuan, lihat Standar kaca tempered.
- Untuk proyek yang sensitif terhadap pantulan, minta contoh fisik lebih dulu.
Masih ragu memilih yang tepat?
Konsultasi dan survei lokasi gratis di Surabaya dan sekitarnya.
